Cegah Klaster PTM, Pemkot Surabaya Wajibkan Tes Usap Pelajar

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:59 WIB
Ilustrasu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Ilustrasu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

AYOSURABAYA.COM -- Pemerintah Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen berjalan dengan aman dan lancar.

Salah satu yang dilakukan adalah melakukan tes swab rutin bagi pelajar dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Baca Juga: Polri Prediksi Hoax Akan Semakin Ramai Jelang Pemilu

Eri menjelaskan antisipasi perlu terus digencarkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Apalagi setelah masuknya Covid-19 varian Omicron di Surabaya yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Jika nantinya ada siswa atau elemen sekolah terkonfirmasi positif Covid-19, maka PTM bisa dihentikan sementara.

"Di SKB 4 Menteri itu juga disebutkan kalau ada sekolah yang kena (Covid-19), maka akan diistirahatkan selama 14 hari," kata Eri di Surabaya, dikutip dari Republika, Rabu 12 Januari 2022.

Eri pun meminta seluruh elemen di lingkungan sekolah tetap berikhtiar dan mematuhi protokol kesehatan, meskipun telah mendapat vaksinasi Covid-19. Eri pun menjelaskan, pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Surabaya juga diimbangi dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga: Tanggal Terjadinya 4 Gerhana Sepanjang 2022

Saat ini masih terdapat siswa yang belum mengikuti vaksin, karena mereka terlebih dahulu mengikuti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias).

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Informasi Soal Kartu Prakerja Gelombang 23

Senin, 10 Januari 2022 | 14:14 WIB
X