5 Jetski Mantan Bupati Mojokerto MKP 'Mentereng' di Rupbasan Surabaya, Mau Memilikinya?

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 19:35 WIB
Lima jetski milik mantan Bupati Mojokerto, Mustafa Kemal Pasa, di gudang Rupbasan Kelas 1 Surabaya. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)
Lima jetski milik mantan Bupati Mojokerto, Mustafa Kemal Pasa, di gudang Rupbasan Kelas 1 Surabaya. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

Mantan Bupati Mojokerto, Mustafa Kemal Pasa, menjadi tersangka dugaan kasus suap, gratifikasi, dan TPPU oleh KPK pada 2019. Sejumlah barang bukti, di antaranya jetski, tersimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas 1 Surabaya. Jika dilelang, apa Anda tertarik memenangkannya?

WARU, AYOSURABAYA.COM -- Sejumlah barang bukti tersimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas 1 Surabaya, di Medaeng, di antaranya 5 jetski yang terbungkus terpal biru.

Jetski tersebut milik terpidana kasus Tindak Pidana Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi Mustafa Kamal Pasa atau MKP, mantan Bupati Mojokerto, periode 2010-2015 dan 2016-2021.

"Iya, benar (milik MKP)," kata Kepala Rupbasan Kelas 1 Surabaya, Endang Purwati, Jumat, 13 Agustus 2021.

Pihak Endang masih merawat 5 jetski tersebut beserta sejumlah aset pribadi MKP yang disita KPK beberapa waktu lalu.

"Kita kan hanya menyediakan tempat untuk menyimpan dan merawat barang bukti, untuk lelang pribadi itu kebijakan instansi terkait (Kejaksaan, Polri, Bea Cukai, hingga KPK) yang menitipkan dari pihak berperkara," ujarnya.

Adapun 5 jetski itu terdaftar di Rupbasan sedari 2019 dalam kolom tindak pidana 'khusus' dengan nomor register C/1/-/K/P.1.1-0008, 0009, 0010, 0011, 0012 2019, tertanggal 12 April 2019. Ke-5 jetski itu memiliki spesifikasi yang hampir serupa, tanpa kunci dan bungkus.

Bila dirupiahkan, nominalnya mencapai setengah miliar rupiah.

Jika jadi dilelang, mekanismenya, pemenang lelang harus melampirkan Surat Pengantar (SP) dari KPK ke Rupbasan. Pemenang pun dapat menebus atau mengambilnya langsung ke Rupbasan Kelas 1 Surabaya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

X