PPKM, Penumpang Kereta Api di Jember Anjlok hingga 87,3 Persen

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 11:34 WIB
Penumpang kereta api di Jember anjlok hingga 87,3 persen selama PPKM. (Pixabay)
Penumpang kereta api di Jember anjlok hingga 87,3 persen selama PPKM. (Pixabay)

JEMBER, AYOSURABAYA -- Penumpang kereta api di Jember (wilayah Daerah Operasi 9) sepanjang Kabupaten Banyuwangi hingga Pasuruan, Jawa Timur, anjlok hingga 87,3 persen selama PPKM 3-9 Agustus 2021.

"Penumpang KA jarak jauh dan KA lokal pada 3-9 Agustus turun hingga 87,3 persen," kata Vice President PT KAI Daop 9 Jember Broer Rizal dalam siaran pers, Jumat, 13 Agustus 2021.

Selama PPKM, KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 3 kereta jarak jauh dan lokal, yakni:

1. KA Sritanjung relasi Ketapang Banyuwangi -Lempuyangan Yogyakarta
2. KA Tawangalun relasi Ketapang Banyuwangi-Malang
3. KA Probowangi relasi Ketapang Banyuwangi-Surabaya.

Pihaknya mencatat jumlah penumpang KA jarak jauh pada periode 3-9 Agustus sebanyak 3.157 orang, dengan rata-rata penumpang harian sebanyak 451 orang.

"Jika dibandingkan dengan rata-rata penumpang harian KA jarak jauh dan lokal di bulan Juni 2021 yang sebanyak 24.800 orang, maka penumpang KA jarak jauh dan lokal pada 3-9 Agustus 2021 turun hingga 87,3 persen," tuturnya.

Menurutnya, penumpang KA yang tidak memenuhi persyaratan tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket kereta api akan dikembalikan 100 persen.

"Pada masa PPKM periode 3-9 Agustus 2021 terdapat sebanyak 140 penumpang yang ditolak berangkat karena tidak sesuai persyaratan, sehingga uang tiket dikembalikan 100 persen," katanya.

PT KAI menerapkan persyaratan perjalanan menggunakan Kereta Api secara ketat dengan adanya perpanjangan PPKM Level 4 di berbagai wilayah oleh pemerintah hingga 16 Agustus 2021.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X