4 Tanda Alam Munculnya Lailatul Qadar

- Minggu, 9 Mei 2021 | 18:37 WIB
Ilustrasi malam Lailatur Qodar. (chiplanay dari Pixabay)
Ilustrasi malam Lailatur Qodar. (chiplanay dari Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Lailatul Qadar adalah malam yang istimewa  dalam bulan suci Ramadhan. Sebab pada malam itu, Allah SWT menjanjikan banyak keistimewaan. Lantas, adakah ciri-ciri atau tanda-tanda alam saat malam Lailatul Qadar itu datang?

Dilansir di Masrawy, Jumat (7/5), Muhammad Qadus menulis bahwa tanda-tanda alam sebagai bentuk kehadiran Lailatul Qadar memang ada. Dia menyebut bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang ketiga dari malam ganjil dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan. 

Allah SWT memang telah menyembunyikan waktu persisnya malam Lailatul Qadar. Hal itu agar umat Islam dapat berusaha mencarinya dan mendapatkan pahala yang besar dengan menjalankan ibadahnya secara konsisten.

Istimewanya malam Lailatul Qadar ini diabadikan Allah dalam Alquran surat Al Qadr 3-5:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ “Lailatul Qadri khairun min alfi syahrin. Tanazzalul-malaaikatu warruhu fiiha bi-idzni Rabbihim min kulli amr. Salamun hiyya hatta mathla’il-fajr.” 

“(Lailatul Qadar) adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (pada malam itu) sampai terbit fajar.” 

Para ulama telah memperhitungkan bahwa tanda-tanda serta indikator hadirnya Lailatul Qadar dapat dirasakan oleh orang-orang yang beriman. Yang mana mereka merupakan orang yang mengetahui dan benar yang menjelaskan mengenai tanda-tanda  malam Lailatul Qadar melalui fenomena alam atau tanda-tanda alam. Berikut beberapa tanda-tanda alam hadirnya Lailatul Qadar:

Pertama, matahari terbit di pagi hari tanpa bersinar (terang). Rasulullah SAW bersabda:

صبيحة ليلة القدر تطلع الشمس لا شعاع لها كأنها طست حتى ترتفع “Shabihata lailatil qadri tathlu’u as-syamsu laa syuaa’a laha ka-annaha thastun  hatta tartafi’a shabihah.” 

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

X